USULAN PERENCANAAN SMART CITY : SMART GOVERNANCE PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MUKOMUKO*

Annisah Annisah

Abstract

Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menerapkan smart government sebagai bagian dari konsep smart city. Pentingnya layanan smart government dengan sistem open data bertujuan untuk mendorong pelayanan publik yang terintegrasi dan transparan. Penerapan sistem smart government, khususnya di Kabupaten Mukomuko masih terdapat kekurangan dalam bidang sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan sarana dan prasana penunjang. Tujuan kajian ini adalah untuk menyusun konsep smart governance yang sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Mukomuko dan RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional). Dalam perencanaan ini menggunakan gabungan framework TOGAF (The Open Group Architecture Framework ) dan COBIT 5 Capability model. Penelitian ini dilakukan pada fase implementation governance pada TOGAF dan area Governance pada COBIT 5. Hasil dari kajian ini adalah rekomendasi bagi Pemerintah Kabupaten Mukomoko dalam menerapkan smart government.

Keywords

Smart City, Smart Government, COBIT 5, TOGAF

Full Text:

PDF

References

Bappenas. (2015). Konsep Smart City Indonesia. Cobit, M. F. (n.d.). No Title, 1–14.

Cohen, Boyd. (2013). What exactly a smart city? http://www.boydcohen.com/smartcities.html

Delloite. (2015). Smart Governance in a Smart Nation A Singapore perspective.

Gultom, M. (2012). Audit Tatakelola Teknlogi Informasi pada PTPN 13 Pontianak menggunakan Framework COBIT, 4(4), 97–114.

ISACA. (2012). A Business Framework for the Governance and Management of Enterprise IT.

ISACA 2012. (2012). COBIT 5 Enabling Processes. Muliarto, H. (2009). Konsep Smart City : Smart Mobility, (25414021), 1–13.

Kourtit, Karima & Nijkamp, Peter (2012). Smart cities in the innovation age. The European Journal of Social Science Research, Vol.25, Juni 2012, 93-95. Routledge.

Pasquini, A. (2013). COBIT 5 and the Process Capability Model . Improvements Provided for IT Governance Process, 67–76.

Patel, P. R., & Padhya, H. J. (2014). Review paper for Smart City, 1–6.

Purwanto. (2010). Evaluasi, 2(1).

Rosyid, R. (n.d.). PERANCANGAN PENGEMBANGAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN MENGGUNAKAN TOGAF, 7(1), 50–65.

Saputra, H. A. (2010). Audit Tatakelola Teknologi Informasi pada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah(STT-Tar) Muara enim, 0.

Scytl. (2015). Scytl Smart Governance for Smart Cities. Setiawan, H. (2013). Metode Audit Tata Kelola Teknologi

Schaffers, Hans. (2010). Smart Cities and the Future Internet: Towards Collaboration Models for Open and User Driven Innovation Ecosystems, FIA Ghent, “Smart Cities and Future Internet Experimentation”, December 16th 2010. Lazaroiu, George Cristian and Roscia, Mariacristina. 2012. Definition methodology for the smart cities model. Elsevier Ltd.

Informasi di Instansi Pemerintah Indonesia Audit Method for Information Technology Governance, 15(1), 1–15.

Setiawan, H. (2013). Metode Audit Tata Kelola Teknologi Informasi di Instansi Pemerintah Indonesia Audit Method for Information Technology Governance, 15(1), 1–15.

Supangkat, Suhono Harso, (2015). Smart Comunity for Smart City.

Surwi, F. (2013). Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Akademik pada Universitas Muhamadiyah Surakarta menggunkan Cobit Framework.

Yunis, R. (2009). Perancangan Model Enterprise Architecture dengan Togaf Architecture Development Method, (August 2016).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.